Page 539 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 539
menarik kursinya lebih dekat ke tempat tidur.
'Well, bukankah kamu sudah tahu?' kata Mr Weasley dengan senyum berarti
kepada Harry. 'Sangat simpel -- aku melalui hari yang amat melelahkan, tertidur,
ada yang menyelinap dan menggigitku.'
'Apakah ada di Prophet, mengenai penyeranganmu?' tanya Fred sambil
menunjuk surat kabar yang telah ditaruh Mr Weasley ke samping.
'Tidak, tentu saja tidak,' kata Mr Weasley dengan senyum agak getir,
'Kementerian tidak akan mau semua orang mengetahui ular besar kotor
menyerang --'
'Arthur!' Mrs Weasley memperingatkan dia.
'-- menyerang -- er -- aku,' Mr Weasley berkata terburu-buru, walaupun Harry
cukup yakin itu bukan yang ingin dikatakannya.
'Jadi di mana Dad sewaktu terjadinya?' tanya George.
'Itu urusanku,' kata Mr Weasley, walau dengan senyum kecil. Dia merenggut
Daily Prophet, menggoyangkannya membuka lagi dan berkata, 'Aku baru saja
membaca tentang penangkapan Willy Widdershins ketika kalian tiba. Kau tahu
Willy berada di balik semua toilet muntah pada musim panas lalu? Salah satu
kutukannya menyerang balik, toilet itu meledak dan mereka menemukannya
berbaring tidak sadar dalam reruntuhan tertutupi dari kepala hingga kaki dalam -
-'
'Ketika Dad berkata Dad sedang "bertugas",' Fred menyela dengan suara rendah,
'apa yang sedang Dad lakukan?'
'Kau dengar ayahmu,' bisik Mrs Weasley, 'kita tidak akan membahas ini di sini!
Teruskan tentang Willy Widdershins, Arthur.'
'Well, jangan tanya padaku bagaiman, tetapi dia benar-benar lolos dari tuntutan
toilet itu,' kata Mr Weasley dengan suram. 'Aku hanya bisa menganggap emas
berpindah tangan --'
'Dad sedang menjaganya, bukan?' kata George dengan pelan. 'Senjata itu? Benda

