Page 96 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 96
'Bagaimana bisa?' tanya Harry sambil merengut.
'Karena Kementerian Sihir masih mengejarku, dan Voldermort sekarang pasti
sudah tahu semua tentang aku jadi Animagus, Wormtail pasti sudah
memberitahunya, jadi samaran besarku tidak berguna. Tak banyak yang bisa
kulakukan untuk Order of Phoenix ... atau begitulah yang dirasakan
Dumbledore.'
Ada sesuatu mengenai nada yang sedikit datar dalam suara Sirius ketika
mengutarakan nama Dumbledore yang memberitahu dirinya bahwa Sirius juga
tidak terlalu senang kepada Kepala Sekolah itu. Harry merasakan aliran kasih
sayang mendadak untuk ayah angkatnya.
'Setidaknya kau tahu apa yang sedang terjadi,' dia berkata dengan tertahan.
'Oh yeah,' kata Sirius dengan sarkastis. 'Mendengarkan laporan-laporan Snape,
harus menerima semua petunjuk sindirannya bahwa dia di luar sana
mempertaruhkan hidupnya sementara aku duduk bersandar di sini melewati
waktu yang menyenangkan
... bertanya kepadaku bagaimana kelanjutan pembersihan --'
'Pembersihan apa?' tanya Harry.
'Mencoba menjadikan tempat ini cocok untuk tempat tinggal manusia,' kata
Sirius, sambil melambaikan sebuah tangan ke sekeliling dapur yang muram itu.
'Tak ada yang tinggal di sini selama sepuluh tahun, tidak sejak ibuku meninggal,
kecuali kau menghitung peri-rumahnya yang tua, dan dia sudah jadi sinting --
belum pernah membersihkan apapun untuk waktu yang sangat lama.'
'Sirius,' kata Mundungus, yang tampaknya tidak memperhatikan percakapan itu
sedikitpun, tetapi telah memeriksa dengan seksama sebuah piala kosong. 'Ini
perak padat, sobat?'
'Ya,' kata Sirius, sambil mengamatinya dengan tidak suka. 'Perak ukiran goblin
abad kelima belas yang terbaik, diberi cap dengan lambang keluarga Black.'
'Itu 'dah mengemupas,' gumam Mundungus, sambil menggosoknya dengan
lengan bajunya.
'Fred -- George -- JANGAN, BAWA SAJA!' Mrs Weasley menjerit.

