Page 98 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 98
Dia terdiam, sambil terengah-engah dengan tatapan takut kepada suaminya, yang
ekspresinya mendadak kaku.
'Mari makan,' kata Bill dengan cepat.
'Tampaknya lezat, Molly,' kata Lupin, sambil menyendokkan sup rebusan ke
sebuah piring untuknya dan menyerahkannya ke seberang meja.
Selama beberapa menit ada keheningan kecuali dentingan piring-piring dan alat-
alat makan dan suara pergeseran kursi selagi semua orang duduk menghadap
makanan mereka. Lalu Mrs Weasley berpaling kepada Sirius.
'Aku telah ingin memberitahumu, Sirius, ada sesuatu yang terperangkap di dalam
meja tulis di ruang duduk, terus saja berderak dan bergetar. Tentu saja, mungkin
cuma sebuah Boggart, tetapi kupikir kita harus meminta Alastor untuk
mengeceknya sebelum kita mengeluarkan benda itu.'
'Apapun yang kau mau,' kata Sirius tanpa minat.
'Gorden-gorden juga penuh dengan Doxy,' Mrs Weasley meneruskan. 'Kukira
kita bisa mencoba dan menangkap mereka besok.'
'Aku sangat menantikannya,' kata Sirius. Harry mendengar sindiran tajam dalam
suaranya, tetapi dia tidak yakin yang lain juga mendengarnya.
Di seberang Harry, Tonks sedang menghibur Hermione dan Ginny dengan
mengubah-ubah hidungnya di antara suapan makanan. Sambil menegangkan
matanya setiap kali dengan ekspresi sakit yang sama dengan yang telah
dilakukannya di kamar tidur Harry dulu, hidungnya membengkak menjadi
tonjolan seperti paruh yang menyerupai hidung Snape, mengerut ke ukuran
sebuah jamur kancing dan lalu tumbuh banyak rambut dari masing-masing
lubang hidung. Tampaknya ini adalah hiburan waktu makan yang biasa, karena
Hermione dan Ginny segera meminta hidung-hidung favorit mereka.
'Lakukan yang satu itu yang seperti moncong babi, Tonks.'
Tonks menurut, dan Harry, sewaktu melihat ke atas, mendapat kesan sekilas
bahwa seorang Dudley wanita sedang menyeringai kepadanya dari seberang
meja.
Mr Weasley, Bill dan Lupin sedang mebahas goblin dengan bersemangat.

