Page 97 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 97
Harry, Sirius dan Mundungus memandang berkeliling dan, dalam sepersekian
detik, mereka telah menukik menjauh dari meja. Fred dan George telah menyihir
sekuali besar masakan sup rebusan, sebuah teko besi Butterbeer dan sebuah
papan pemotong roti kayu yang berat, lengkap dengan pisau, meluncur di udara
menuju mereka. Sup rebusan itu tergelincir sepanjang meja dan berhenti persis
sebelum ujung meja, meninggalkan bekas bakar hitam yang panjang di
permukaan kayu; teko Butterbeer jatuh dengan suara keras, menumpahkan isinya
ke mana-mana; pisau roti jatuh dari papan dan mendarat, dengan ujung yang
tajam di bawah dan bergetar tidak menyenangkan, persis di tempat tangan kanan
Sirius berada beberapa detik sebelumnya.
'DEMI TUHAN!' teriak Mrs Weasley. 'TIDAK PERLU ITU -- AKU SUDAH
MUAK -- HANYA KARENA KALIAN DIIZINKAN MENGGUNAKAN
SIHIR
SEKARANG, KALIAN TIDAK HARUS MENGELUARKAN TONGKAT
KALIAN UNTUK SETIAP HAL KECIL!'
'Kami hanya mencoba menghemat waktu!' kata Fred sambil bergegas maju
untuk mengungkit pisau roti itu dari meja. 'Sori, Sirius, sobat -- tidak bermaksud
--'
Harry dan Sirius keduanya tertawa; Mundungus, yang telah terhenyak ke
belakang kursinya, sedang meyumpah-nyumpah ketika dia berdiri; Crookshanks
mengeluarkan desisan marah dan lari ke bawah lemari, dari mana mata
kuningnya yang besar bersinar di kegelapan.
'Anak-anak,' Mr Weasley berkata, sambil mengangkat sup rebusan itu kembali
ke tengah meja, 'ibu kalian benar, kalian seharusnya memperlihatkan rasa
tanggung jawab setelah kalian cukup umur sekarang ini --'
'Tidak satupun dari kakak-kakak kalian yang menyebabkan masalah seperti ini!'
Mrs Weasley marah-marah kepada si kembar selagi dia membanting teko baru
Butterbeer ke atas meja. 'Bill tidak merasa perlu ber-Apparate tiap beberapa
kaki!
Charlie tidak menyihir semua benda yang dia jumpai! Percy --'

