Page 130 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 130

IntelIgensI embun PagI

              “Jadi, tempat ini ditinggal gitu saja?” Alfa terheran-heran.
           Bisnis macam apa ini?

              “Ini orang-orang pada main sambil jaga, Mas. Yang penting
           saya ada, jadi masih bisa pada pesan makanan,” jawab Yono
           diiringi cengiran lebar.  “Mungkin orang yang Mas cari itu
           temannya Mas Mpret, tapi saya  ndak hafal nama-namanya.
           Wong banyak banget.”

              Alfa mendelik ke arah Kell yang sedari tadi hanya berdiri
           menunggui.  “Well, aren’t you going to help? Bukannya kamu
           yang tahu tampangnya Bodhi?”
              “Dia tidak ada di sini, Alfa,” gumam Kell.
              “Jadi, salah alamat?”
              “Alamat ini tidak mungkin salah. Bisa jadi kita terlambat.”
              “Maksudmu?”
              “Bodhi mungkin sudah pergi ke tempat yang tidak bisa

           aku….”
              “Temannya Bodhi?” Seorang pemuda kurus dengan celana
           cutbrai dan kaus ketat motif jumputan mendatangi mereka.
           “Saya Mi’un.”
              “Nah. Tanya Mas Mi’un, tuh,” Yono menyambar.

              “Hai. Alfa.” Alfa menyapa balik Mi’un. “Ada yang namanya
           Bodhi kerja di sini? Bisa ketemu sebentar?”
              “Bodhi  bukan  karyawan  kita.  Dia  temannya  Mpret,
           yang punya tempat ini. Tadi pagi Bodhi pergi, barusan balik
           sebentar, sekarang sudah pergi lagi.”
              “Boleh tahu ke mana?”



                                                                 115
   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135