Page 132 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 132

IntelIgensI embun PagI

              “Masih perlu alamat Bu Sati? Atau mau nunggu saja?
           Bodhi bakal pulang ke sini lagi, sih,” Mi’un menawarkan.

              “Alamatnya tidak perlu, terima kasih,” jawab Kell kepada
           Mi’un dalam bahasa Indonesia. Kell langsung menarik lengan
           Alfa, pergi menjauh dari Mi’un dan keramaian area berjualan
           Yono.
              “What the hell? Kamu bisa bahasa Indonesia?” Alfa menahan

           suaranya agar tidak berteriak.
              “Sedikit. Aku  harus  memperbarui  program-program
           linguistikku kalau mau lancar. Sekarang cukup sampai level
           survival. Toh, ada kamu.”
              “Kita sekarang berada di rumahnya dan kamu nggak bilang
           kalau Elektra itu Petir?”
              “Ada banyak hal yang harus kamu tahu sendiri sebagai
           bagian dari proses pulihnya ingatanmu. Jangan harap aku

           bakal mencekokimu dengan informasi terus-menerus. That’s
           not how things work.”
              “Oke. Kita sudah tahu di mana mereka. Tunggu apa lagi?”
              “Kita nggak bisa ke sana.”
              “Kalau jaringan canggihmu nggak bisa cari alamat ibu itu,

           aku tinggal tanya ke orang yang namanya Mi’un tadi.”
              “Dalam  hal  ini, alamat  adalah  perkara  paling  remeh.
           Kamu, Peretas Mimpi dari gugus terpenting di siklus kali ini,
           bakal bikin semua Sarvara belingsatan. Dan, aku, sendirian
           menghadapi dua Sarvara kelas berat sama saja bunuh diri.
           Well, membunuhmu, tepatnya.”



                                                                 117
   127   128   129   130   131   132   133   134   135   136   137