Page 32 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 32
IntelIgensI embun PagI
Gio menerimanya ragu. Mangkuk itu terasa hangat di
genggaman. “Berapa hari kita bakal di tempat ini?” Gio
bertanya sambil melirik Chaska dan Ozcar yang kelihatan
menanti tegang.
“You really think we have that kind of luxury?” Luca
mendengus geli. “Sehabis kamu dapat apa yang kamu cari, kita
langsung bubar.”
“Setahuku, retret Ayahuasca bisa makan waktu berhari-
hari. Apa yang bisa kudapat dengan satu kali minum?”
“Cause you’re a fucking Harbinger. You, Amigo, have chosen to
hide your seed code in Mother Aya’s kingdom. Karena itu aku ada
di sini untuk membantumu. Begitu kamu on,” kata Luca sambil
memantikkan jari, “boom. Kamu seperti rockstar di panggung
konser, semua lampu menyorotmu, dan kamu jadi target
empuk untuk diburu. Amnesiamu adalah perlindunganmu.
But, shortly, not anymore.”
Gio menenggak isi mangkuknya sekaligus.
“Eh… sedikit-sedikit….” Luca berusaha menahan. “Ah,
never mind.”
Rasa getir campur masam dengan aroma kulit kayu
yang kuat menyerang indra pengecapan dan penciumannya
sekaligus. Setengah mati Gio menahan minumannya agar
tetap tertelan.
“Chaska,” panggil Luca, “jangan lupa siapkan ember.”
“Kalau kamu bisa bahasa Spanyol, kenapa harus ngomong
Inggris denganku?” Gio bertanya setengah berkumur.
17

