Page 29 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 29

Keping 45


           Gio. “Seminggu sebelum Hari Terobosan. You’re that kind of

           extremist, Midnight Mist.”
             Gio melirik ke sekeliling. Kelihatannya tidak ada lagi yang
           paham kelucuan kalimat Luca selain yang bersangkutan.
             “Kamu  sudah  mengeluarkan  mainanmu.  Giliranku

           mengeluarkan mainanku,” kata Luca seraya merogoh tasnya.
             Ke atas meja ia menyerakkan piramida-piramida berukuran
           kecil yang terbuat dari rangka metal berkilap. “Kamu bicara
           cukup banyak bahasa. Betul, Gio? Indonesia, Inggris, Spanyol,
           Portugis? Ada ribuan bahasa di dunia, datang dan pergi,
           punah dan muncul lagi yang baru. Tapi, ada bahasa yang tidak

           perlu  diucapkan.  Menetap  dari  awal  sampai  akhir zaman.
           Diekspresikan oleh alam dan seisinya. Dimengerti di semua
           lapisan dimensi.” Luca lalu mengambil dua buah piramida.
           “Geometri.”

             Luca merapatkan kedua piramida itu, basis bertemu basis.
           “Enam sudut membentuk gugus oktahedron. Gugus paling
           stabil. Inilah formasi yang kami pakai.”



















           14
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34