Page 37 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 37

Keping 46


             “Clavis.” Suara seorang perempuan bergema. Entah dari
           gua itu atau di dalam pikirannya. Segala batas tak lagi jelas.

           Sepintas Gio menduga itu adalah suara ibunya. Satu dari
           sedikit orang yang mengetahui nama tengahnya. Nama yang
           amat jarang ia gunakan.
             Tanpa ragu, Gio memasuki gua itu.







           Ia tiba di alam yang mirip dengan hutan sebelumnya. Hanya
           saja, intensitas warna di sekitarnya melembut, seolah segalanya
           di sana tersaput kabut tipis yang meredam benderang warna-
           warna.
             “Clavis.” Suara itu terdengar lagi. Ada perempuan yang
           hadir. Gio kesulitan melihatnya dengan jernih karena wujud

           perempuan itu baur dengan alam sekeliling; berbelit dengan
           kelopak  bunga,  dedaunan,  pelangi, pendar sinar, yang
           membuatnya kelihatan bukan makhluk solid melainkan
           sekumpulan benda renik yang merekat longgar.
             Gio sering mendengar tentang sosok feminin yang kerap

           muncul ketika seseorang menyeberang ke dunia spirit lewat
           ritual Ayahuasca, yang juga dipercaya sebagai wujud ibu dari
           alam raya.
             “Madre Aya,” bisik Gio.
             Seolah  merespons  ucapan  Gio, rekatan benda renik  itu
           merapat dan terlihatlah sepasang mata yang menyorot teduh.



           22
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42