Page 446 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 446

IntelIgensI embun PagI

           kunang. Gio segera duduk di rumput, menyadari ia mulai
           semaput dan sulit menjaga keseimbangan. Perjalananku tidak

           semelelahkan itu, pikirnya. Pasti ada penyebab lain.
              Sementara ia menggapai botol minum, pandangan Gio
           tertumbuk  pada  sesuatu  yang  mencuat  dari  tanah.  Gio
           menyalakan senter. Keningnya berkerut melihat keganjilan
           itu.  Jamur  Amanita muscaria, tumbuh merumpun di dekat

           kakinya. Gio belum pernah menemukan jamur Amanita
           muscaria sebesar itu di hutan tropis sebelumnya.
              Gio menggeser senternya ke arah lain. Rumpun jamur
           tersebar acak di sekitarnya. Jenisnya bervariasi. Ada yang
           bertudung seperti lonceng dengan batang kurus. Ada yang
           bertudung lebih lebar dengan batang yang lebih tebal. Ada
           yang  tudungnya  bergelombang  dengan rumpun yang lebih
           rapat. Pengetahuannya tentang jamur terbatas, tapi Gio yakin

           beberapa dari yang ia lihat itu adalah jenis Psilocybe. Ia teringat
           cerita Zarah tentang Psilocybe yang mengikuti Firas ke mana-
           mana.
              Gio pun memutuskan untuk mundur dari daerah puncak.
           Memusatkan fokusnya pada rumpun jamur di sekitarnya.

           Berharap akan munculnya petunjuk.





           “Sumpah. Begitu lewat dari jalan raya, helm ini bakal kubuang,”
           rutuk Alfa. Sedari tadi ia megap-megap bergantian antara



                                                                 431
   441   442   443   444   445   446   447   448   449   450   451