Page 472 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 472

IntelIgensI embun PagI

              “Kamu Petir,” Toni membisik.
              “Kandiku rusak ….” Elektra berjuang untuk berkata-kata

           di antara tangis yang siap pecah.
              “Kandi saya sudah hancur. Gugus saya bubar,” sahut Toni.
           Sebutir air mata jatuh duluan di pipinya, dan langsung cepat ia
           hapus. Toni tahu untuk siapa air mata itu jatuh.














































                                                                 457
   467   468   469   470   471   472   473   474   475   476   477