Page 505 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 505

Keping 82


           memimpin mereka menyusuri bukit kosong. Baik  Toni
           maupun  Elektra  tidak  punya  bayangan  di  mana  mereka

           berada. Namun, kini keduanya tahu kemampuan Liong dan
           siapa saja yang menanti kedatangan mereka di sana.
             “Mereka tahu saya datang?” Elektra bertanya kepada Liong
           dengan nada sungkan.
             “Mungkin maksud pertanyaanmu, apakah rekan-rekanmu

           tahu apa yang kamu lakukan kepada Antarabhava?” Liong
           bertanya balik.  “Namanya Alfa, dan Peretas Mimpi bisa
           merasakan apa pun yang kamu lakukan kepada kandinya.”
             Sambil menggigiti  bibir, Elektra melangkahkan kakinya
           pelan-pelan ke atas jembatan.
             “Cepek dulu.”
             Elektra memekik. Dari udara hampa menyeruak satu sosok
           yang tiba-tiba memalangi jembatan. Seorang pria, menyeringai

           lebar, menunjukkan dua gigi taring warna emas.
             “Kas!” sentak Liong.
             “Santai, Liong. Kita baru saja lolos dari isapan portal. Masa
           nggak boleh senang-senang dikit?” Dari belakang punggung
           pria bergigi emas itu, seorang lain lagi muncul.

             Apa-apaan ini? Elektra berteriak dalam hati. Setelah pria
           bertaring emas yang mau memalaknya seratus perak, kini
           muncul bule gondrong berbahasa Inggris.
             “Kas dan Kell. Rekan kerja saya.” Liong memperkenalkan
           keduanya dengan enggan. “Semuanya masih lengkap?” Lirikan
           matanya mengarah ke rumah di ujung jembatan.



           490
   500   501   502   503   504   505   506   507   508   509   510