Page 501 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 501
Keping 81
sepertinya khusus untuk menghilangkan jejak dekomposisi,”
jelas Gio.
“Itu tidak membuktikan apa pun!” tukas Zarah.
“Memang. Cuma tes DNA yang bisa membuktikan. Tapi,
aku menemukan ini.” Gio menggenggam sesuatu yang ia
temukan di samping tubuhnya tadi. Siapa pun yang membawa
mereka dari Bukit Jambul pasti menemukan benda itu tercecer
di dekatnya dan tahu maknanya.
Sekilas, Zarah melihat benda yang mencuat dari tangan
Gio dan spontan membuang muka. Namun, hati kecilnya tak
sanggup menyangkal. Ia mengenali benda kecil itu dengan
amat baik. Pulpen kesayangan ayahnya. Satu-satunya benda
yang sedikit berharga di antara barang-barang Firas yang
sederhana. Firas menggunakannya setiap hari untuk menulis,
membuat sketsa, mengisi lembar-lembar jurnalnya. Ketika
Firas hilang, Zarah membongkari setiap sudut untuk mencari
pulpen itu. Tidak pernah berhasil ia temukan.
“Masih ada barang-barangnya yang lain, tapi cuma ini yang
bisa kubawa.” Gio menyodorkan pulpen itu ke hadapan Zarah.
Dalam jarak yang lebih dekat, Zarah menangkap sebaris
tulisan tipis. Ukiran nama ayahnya. Zarah pun menoleh ke
arah Bodhi. “Kamu bisa lihat jalur Peretas, Bodhi? Kamu bisa
lihat ayahku?”
Bodhi tak menjawab, hanya melihat ke sembarang arah.
Mukanya tampak enggan.
486

