Page 661 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 661

Keping 95


             Kalau sampai kita bagi informasi ini sama rata, aku yakin

           mereka tidak mau mendukung rencanaku. Kamu harus mengambil
           alih, Foniks. Aku serahkan semua informasiku kepadamu.
           Ditambah memori dari gugusmu, kamu akan jadi pemimpin
           kita semua, Alfa mengamanatkannya. Sebagai Toni,  segenap

           hati ia menolak mati-matian rencana Alfa. Namun, sebagai
           Foniks, ia paham arti pengorbanan. Ia paham arti penebusan.
           Gelombang telah memilihnya masuk ke Antarabhava karena
           ia tahu bahwa Foniks adalah satu-satunya yang bisa mengerti
           keputusan itu.
             Celah waktumu pendek, Foniks. Begitu kita mulai

           tersinkronisasi, lakukan. Jaring energi listrik sebanyak
           mungkin lewat Petir, tembakkan ke arahku. Cuma itu yang
           bisa menghentikan Ishtar.  Demikian rencana Alfa yang
           selengkapnya,  yang  cuma  bisa  Toni  bagi  kepada  Elektra

           seorang.
             “Sekarang!” teriak Toni. Kelima temannya, termasuk Alfa,
           sahut-menyahut meneriakkan seruan yang sama di luar
           kendali.
             Kelima  badan  Peretas  yang  merebah  pun  berguncang.

           Elektra, tanpa tabir yang menyekat kemampuannya, menyerap
           listrik dalam kapasitas penuh. Sesuai instruksi  Toni, ia
           memusatkannya kepada Alfa.
             Selarik kilat mencabik awan, mencari titik buruannya, lebih

           cepat daripada kemampuan siapa pun untuk mengantisipasi.



           646
   656   657   658   659   660   661   662   663   664   665   666