Page 700 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 700
IntelIgensI embun PagI
Bodhi menggeleng.
“Bagus. Jangan pernah. Mereka akan menangkapmu dan
menjadikanmu objek penelitian,” ujar Kell.
Tangan Bodhi refleks meraba benjolan yang berbaris rapi
di batoknya membelah kepala tepat di garis tengah.
“Itu bukan tulang. Pernah ada masanya manusia memiliki
kelenjar pineal jauh lebih besar daripada yang mereka miliki
sekarang. Semakin kalian amnesia, kelenjar itu semakin
mengecil, hingga seperti ukuran sekarang. Kamu, bukan cuma
punya satu. Hitung saja benjolan di kepalamu.”
“Fuck.” Hanya itu yang bisa digumamkan Bodhi sebagai
respons. Namun, masih ada satu pertanyaan tersisa. “Aku
punya orangtua?”
“Ada dua kategori pertanyaan. Pertanyaan yang barusan
masuk ke….”
“Fuck you.”
“Of all your delicious mysteries, that’s your cherry on top. Mana
tega aku merusaknya?”
Bodhi melipat bandananya. Koper peralatan tatonya sudah
resik dan mengilap. “Jadi, ke mana kita dari sini?”
Kell menenggak sisa es cendolnya, kemudian mendesah
puas. “Kita tunggu yang lainnya berkumpul. Sehabis itu, aku
yakin Liong sudah menyiapkan sesuatu buat kalian semua.
Tiket pesawat, kelas ekonomi.”
“Pesawat?” Bodhi mendengus. “Palingan tiket bus, non-
AC. Atau kereta api, kelas kambing.”
“That prick.”
685

