Page 72 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 72

IntelIgensI embun PagI

           Mimpi, Alfa. Semua rahasia gugusmu ada di konstruksi kandi

           yang kamu buat. Kalau aku Sarvara, tidakkah seharusnya aku
           sudah ngiler untuk menghabisimu dari tadi?”
              “Sarvara yang lihai mampu menahan diri. Dr. Kalden yang
           bilang.”

              “Percayalah. Sarvara atau bukan, menahan diri bukan
           keahlianku. Tapi, nggak masalah. Aku hargai kehati-hatianmu.
           Kamu bisa telepon dan tanya Kalden pas kita mendarat nanti.”
              “Dr. Kalden nggak punya telepon.”
              “Asistennya punya.”
              “Dia nggak punya asisten.”

              “Anak kecil yang selalu ikut dia ke mana-mana. Itu
           orangnya.”
              Alfa mulai naik pitam. Kecurigaannya berubah menjadi
           kekesalan. Jika benar Kell adalah Sarvara, dia adalah Sarvara

           dengan kualitas yang sudah mencapai taraf memalukan.
           “Norbu? Itu cucu angkatnya. Norbu tinggal di desa terpencil
           di Lembah Yarlung bersama yak dan kambing gunung. Dan,
           kamu bisa-bisanya bilang dia punya telepon?”
              “Jangan tertipu badan mungil dan pipi bulatnya yang

           bikin gemas. Norbu adalah Umbra yang terlatih. Keluarganya
           membantu Kalden dan para Infiltran lain di  Tibet. Norbu
           mengoperasikan satu telepon satelit untuk keperluan Kalden.
           Kita bisa hubungi dia kalau sudah sampai nanti.”

              “Apa itu ‘Umbra’?”



                                                                  57
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77