Page 68 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 68

KEPING 49




                   Tongkat Estafet Berikut












                    tot-ototnya masih berdenyut pegal akibat berjalan
                    jauh di perbukitan Tibet beberapa hari lalu. Dengan
           Okelopak mata tertutup Alfa meregangkan kedua

           kaki.  Tubuhnya menagih istirahat untuk membayar lelah
           perjalanan panjang yang beruntun, dan Alfa menikmati betul
           setiap gelombang kantuk yang datang. Para penumpang di
           sekelilingnya tertidur tanpa tahu betapa hal itu merupakan
           kemewahan yang belum lama ini baru bisa ia nikmati.
              Kursi Alfa berguncang keras. Kedua tangan Alfa spontan

           mencengkeram pegangan kursi. Sejak transit tadi, pesawat
           yang ditumpanginya beberapa kali digoyang turbulensi.
           Namun, yang barusan sanggup melenyapkan kantuknya.
              Alfa melirik Kell, penumpang di sampingnya, yang
           kelihatannya tak berhenti main  game  sejak tadi. Jika saja
           perjalanan ini ia lakukan sebelum babak penyembuhannya di
   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73