Page 76 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 76

IntelIgensI embun PagI

              “Sebentar, sebentar. Harusnya kamu tahu banyak tentang
           aku, kan?”

              “Yang menurutku penting dan menarik.”
              “Name one.”
              “Namamu Thomas Alfa Edison Sagala. Anak ketiga dari
           tiga bersaudara. Abangmu Albert Einstein dan Sir Isaac
           Newton.” Tawa Kell menyembur. “THAT is really something.

           Pasti kuingat.”
              Alfa memberengut. “Sori. Nggak meyakinkan sama sekali.
           Satu kampungku pun tahu kalau cuma itu.”
              “Oke. Bagaimana kalau aku kasih tahu bahwa akulah orang
           yang akan menemukan Bodhi Liong untukmu?”
              Ekspresi Alfa berubah seketika.
              Kell membuka kancing kemeja jinsnya.  Tersingkaplah
           sebuah tato bertinta hitam. “Tato jelek ini? Peretas bernama

           Bodhi Liong yang merajahnya. Aku pertahankan sebagai
           barang bukti kalau kami bertemu nanti.”
              “Bodhi adalah Peretas? Damn it.” Dengan tangan terkepal,
           Alfa memukul-mukul jidatnya sendiri.
              “Aku kebagian tugas membawa 618 simbol sakral yang

           menyimpan kode para Peretas. Tato terakhir harus kurajahkan
           ke seorang Peretas dari gugus Asko. Bodhi Liong. Pertemuanku
           dengan Bodhi adalah tahap awal dari aktivasi gugus kalian.”
              “618. Fibonacci.” Alfa menggumam sambil terus mengetuk
           jidatnya.
              “Kamu ternyata lumayan cerdas, Alfa.”



                                                                  61
   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81