Page 243 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 243
KEPING 23
Kiamat Personal
edua pria itu mematung di depan komputer.
“Aku nggak mengira akan jadi seperti itu,”
K gumam Reuben berat.
“Aku juga. Semuanya mengalir begitu saja,” Dimas meng-
usap wajahnya, berusaha mengenyahkan kebi ngungan.
“Kamu nggak merencanakan plotnya bakal demikian?”
Dimas menggelengkan kepala, “Sudah kubilang, semua-
nya mengalir begitu saja. Aku hanya langsung mengetik apa
yang tebersit di kepalaku.”
“Aneh. Seolah-olah cerita itu memiliki otonominya sen-
diri.”

