Page 244 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 244

Kiamat Personal

              “Lebih parah. Sepertinya aku menjalani sebuah kehi-
           dupan, bukan cuma naskah. Kehidupan dalam kehidupan,

           mungkinkah itu?” tanya Dimas linglung.
              “Entahlah. Yang jelas, masih ada satu yang harus kita
           khawatirkan.”
              “Kesatria.”





           Ferre


           Kiamat adalah lidah kehancuran yang menjilati tandas se-
           buah piring tanpa sisa. Tak ada lagi remah. Tak ada dedak
           yang dibiarkan bertengger. Semua bersatu dalam maha enzim

           yang  mencerna jagat.  Kiamat  adalah  ledakan  sunyi  yang
           mengisap semua, termasuk jejak kehancuran yang dibuatnya.
              Dan, ternyata kiamat punya edisi khusus. Kiamat per sonal.
              Semenjak Rana menghilang tak bisa dihubungi seming gu

           lewat ini, Re tahu ada yang tidak beres. Sampai akhir nya
           surat itu tiba. Kiamat personalnya.


                 Tidak ada yang kusesali. Aku harap kamu juga demi kian.
                 Tidak ada cara yang mudah untuk mengatakan ini semua.
              Aku yakin kamu mengerti. Dan, tidak ada yang aku cintai
              lebih dalam selain perasaan indah yang per nah kita miliki

              (dan, semoga masih akan terus kita miliki). Tapi, aku bukan
              Putri yang kamu cari.


                                                                 233
   239   240   241   242   243   244   245   246   247   248   249