Page 178 - In a Blue Moon
P. 178
”Ya,” jawab Sophie, karena Lucas tidak menjawab. ”Bukan-
kah begitu, Lucas?”
Lucas membalas tatapan Adrian Graves selama beberapa
detik, lalu tersenyum dan menoleh menatap Sophie. ”Tentu
saja,” katanya ringan. ”Kita sekarang teman baik.”
Sophie membalas senyumnya, terlihat lega.
”Baiklah,” kata Adrian Graves dan menempelkan tangan
kirinya ke punggung Sophie.
”Mm, Adrian, apakah kau keberatan kalau aku berbicara
sebentar dengan Lucas?” tanya Sophie.
”Tidak. Silakan saja,” gumam Adrian Graves. Ia mengulur-
kan tangannya kembali kepada Lucas dan berkata, ”Senang
berkenalan denganmu.”
Lucas meragukannya, tetapi ia tidak berkomentar semen-
176
tara ia menerima uluran tangan laki-laki itu sambil terse-
nyum datar.
Setelah Adrian Graves berjalan pergi, Sophie memberi isyarat
kepada Lucas agar Lucas mengikutinya. Lucas menurut.
Sophie berjalan mendahuluinya menjauhi meja canapé, me-
naiki anak-anak tangga menuju teras, dan berhenti di balik
salah satu pilar besar yang ada di ruang pesta itu.
”Aku tahu secara teknis kita sudah bertunangan, tapi apa-
kah secara realistis kita sudah berada di tahap di mana kita
boleh menghilang berdua di balik pilar di tengah pesta?” gu-
rau Lucas sambil memandang berkeliling. Posisi mereka saat
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 176 3/30/2015 10:43:21 AM

