Page 182 - In a Blue Moon
P. 182

angkat.	 ”Kau,	 yang	 selalu	 menyatakan	 dirimu	 tunanganku,
                  sekarang	mendorongku	kepada	laki-laki	lain?”	guraunya.
                    Lucas	tersenyum	lebar.	”Jangan	terlalu	terbiasa,	karena	ini
                  adalah	pertama	dan	terakhir	kalinya	kau	mendengarku	ber-

                  kata	seperti	itu.”






                  Dia selalu berkata bahwa kami bertunangan, tapi coba lihat itu,
                  pikir	Sophie	sementara	ia	mengamati	Lucas	Ford	yang	ber-

                  ada	di	seberang	ruang	pesta.	Laki-laki	itu	sedang	asyik	meng-
                  obrol	dengan	sepasang	pria	dan	wanita,	Miranda	yang	cantik
                  dan	langsing	berdiri	di	sampingnya.	Berdiri	begitu	dekatnya

          180     sampai	wanita	itu	nyaris	bisa	dibilang	menyampirkan dirinya
                  di	sisi	tubuh	Lucas.
                    Dan	 Lucas	 Ford	 tidak	 melakukan	 apa-apa.	 Maksud
                  Sophie,	laki-laki	itu	tidak	menjauh	dan	sepertinya	tidak	ke-
                  beratan	dengan	tindak-tanduk	Miranda.
                    Sophie	 tertegun	 sejenak,	 lalu	 mengernyit.	 Tetapi	 kenapa
                  pula	Lucas	Ford	harus	merasa	keberatan?	Yang	lebih	penting

                  lagi,	 kenapa	 Sophie	 harus	 peduli	 apakah	 Lucas	 Ford	 ke-
                  beratan	atau	tidak?
                    ”Sophie?”
                    Sophie	tersentak	dan	mendongak	menatap	Adrian.	”Ya?”

                    ”Mrs.	Montgomery	bertanya	sudah	berapa	lama	kau	me-
                  ngelola	toko	kuemu,”	gumam	Adrian.
                    ”Oh,	maafkan	aku.”	Merasa	agak	malu,	Sophie	memusat-







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   180                     3/30/2015   10:43:22 AM
   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187