Page 190 - In a Blue Moon
P. 190
warkan casserole sosis kepadanya. Sophie terpaksa menarik
kursinya menjauh agar tidak didorong-dorong oleh para
penggemar Lucas, lalu duduk menunggu dengan sabar sampai
semua orang mendapat sedikit perhatian dari laki-laki itu.
”Giliranku mendapatkan perhatianmu?” tanya Sophie sam-
bil bertopang dagu di atas meja setelah kerumunan di sekitar
Lucas mulai bubar.
Lucas menoleh menatapnya dengan senyum lebar dan
mata berbinar-binar. ”Kau selalu mendapatkan perhatianku,
Sophie. Jangan khawatir.”
Sophie mengeluarkan suara setengah mendengus setengah
tertawa.
Lucas mencicipi casserole-nya dan mengangguk-angguk.
”Mm, lezat.”
188
”Omong-omong, kau tidak sibuk hari ini?” tanya Sophie.
”Sibuk,” sahut Lucas. ”Banyak yang harus dikerjakan se-
belum aku pergi ke Chicago besok.”
”Sudah kubilang kau tidak perlu datang kalau sibuk,”
gumam Sophie.
”Tidak apa-apa,” kata Lucas ringan. ”Aku bisa meluangkan
waktu.”
Sophie menatap Lucas sejenak. ”Jadi kau akan berangkat
besok?”
”Mm-hm.”
”Kapan kau akan kembali?”
Sophie sudah berusaha menanyakannya dengan nada sam-
bil lalu, tetapi sepertinya tidak terlalu berhasil, karena Lucas
menoleh menatapnya dan sudut bibirnya terangkat memben-
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 188 3/30/2015 10:43:22 AM

