Page 195 - In a Blue Moon
P. 195
Sophie mengangkat sebelah bahu. ”Apa yang ingin kau-
bicarakan?”
Lucas menyadari Sophie tidak langsung menarik tangan-
nya. Entah gadis itu menyadarinya atau tidak, Sophie Wilson
membiarkan Lucas memegang tangannya, sama seperti ketika
di Jump Start tadi.
Saat itu Lucas juga menyadari ada hal lain yang sama
mengherankannya. Ia tidak pernah menganggap dirinya ter-
masuk dalam kelompok orang-orang yang suka berpegangan
tangan. Ia bahkan sangat jarang berpegangan tangan dengan
wanita-wanita yang pernah dekat dengannya. Ia membiarkan
mereka menggandeng lengannya, ya, tetapi ia tidak suka ber-
pegangan tangan. Berpegangan tangan membuatnya risi. Ta-
ngannya pasti akan terasa panas, lembap, berkeringat, tidak
193
menyenangkan. Tetapi sekarang...
Lucas menarik tangannya dengan cepat dan kembali men-
cengkeram kemudi.
Mengherankan.
”Apa yang ingin kaubicarakan?” tanya Sophie sekali lagi,
menyela jalan pikiran Lucas.
Lucas menghentikan mobilnya di depan lampu merah dan
menoleh menatap Sophie sekilas. ”Ceritakan sesuatu tentang
dirimu.”
Sebelah alis Sophie terangkat.
”Sebagai gantinya aku juga akan bercerita tentang diriku
sendiri,” tambah Lucas ringan.
Sophie tertawa lepas. ”Kau benar-benar berpikir itu ta-
waran yang menarik?”
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 193 3/30/2015 10:43:23 AM

