Page 36 - In a Blue Moon
P. 36

”Aku...	mungkin	pernah	mengatakan	hal-hal	yang	seharus-
                  nya	tidak	kukatakan.”
                    Kerutan	di	kening	kakeknya	semakin	dalam.	”Apakah	kau
                  dulu	pernah	menyinggung	latar	belakang	dan	etnisnya?”
                    ”Eh,	tidak?”	Lucas	mengucapkan	sepatah	kata	itu	dengan
                  suara	ditarik	dan	nada	ragu.

                    ”Baguslah	 kalau	 begitu,”	 kata	 kakeknya	 sambil	 mengang-
                  guk.	”Aku	yakin	ibumu	akan	sangat	kecewa	kalau	kau	sampai
                  mengolok-olok	temanmu	hanya	gara-gara	latar	belakang	dan
                  etnis.”
                    Lucas	mengernyit.	Ibunya	adalah	orang	Korea	berkebang-
                  saan	Amerika,	namun	dari	segi	fisik,	Lucas	jauh	lebih	mirip
                  ayahnya,	dengan	tubuh	jangkung,	kulit	putih,	rambut	cokelat,
                  dan	mata	biru	gelap.
           34
                    ”Kalau	 begitu	 yang	 harus	 kaulakukan	 adalah	 meminta
                  maaf,”	 kata	 kakek	 Lucas	 lagi.	”Kau	 sudah	 pernah	 meminta
                  maaf	kepadanya?”
                    ”Tidak	sempat,”	sahut	Lucas	enggan.	”Tidak	lama	setelah
                  itu	 kudengar	 orangtuanya	 meninggal	 dunia	 dan	 dia	 harus
                  pindah	dari	Chicago.”
                    ”Minta	maaflah	kepadanya	sekarang,”	kata	kakeknya.	”Se-
                  telah	itu	semuanya	akan	baik-baik	saja.”

                    Lucas	mendesah.	Seandainya	saja	penyelesaiannya	semudah
                  itu.
                    ”Aku	 bisa	 membantumu	 mendekatinya,”	 kakeknya	 mena-
                  warkan	diri.
                    ”Tidak,”	sergah	Lucas	cepat.	”Aku	bisa	mengurus	masalah
                  ini	sendiri.”







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   34                      3/30/2015   10:43:10 AM
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41