Page 39 - In a Blue Moon
P. 39
”Apakah kalian tahu dia anak adopsi dan dia tidak tahu
siapa orangtua kandungnya?” Lucas Ford balas bertanya. ”Pakai
otak kalian dan coba pikir, bagaimana mungkin aku akan ter
tarik pada seseorang yang entah memiliki masalah kejiwaan
dalam keluarganya atau tidak.”
”Dia anak adopsi?”
”Ya!” Suara Lucas Ford terdengar berapiapi. ”Dan dia sen
diri tidak tahu siapa orangtua kandungnya. Mungkin saja
orangtua kandungnya kriminal. Penjahat, pembunuh, dan se
bagainya. Kita tidak pernah tahu, bukan?”
”Aku tidak pernah berpikir sejauh itu.”
”Mulailah berpikir. Apakah kalian masih berpikir aku akan
tertarik padanya?”
”Baiklah, baiklah. Kami percaya padamu.” Terdengar bunyi
37
jendela ditutup. ”Kurasa sebaiknya kita kembali ke pos masing
masing sebelum ada orang yang menyadari kita menghilang.”
Sophie mendengar bunyi langkah kaki menghampiri pintu. Ia
tahu ia harus segera menyingkir, tetapi katakata Lucas Ford
masih terngiangngiang di telinganya, membuatnya tidak bisa
bergerak.
Pintu ruang kelas terbuka dengan cepat dan Sophie berta
tapan dengan Lucas Ford. Mata biru gelap lakilaki itu melebar
melihat Sophie dan ia langsung berhenti di ambang pintu.
”Oh, sialan,” gerutu teman Lucas Ford yang tadi dilihat
Sophie merokok di samping jendela. Ia melangkah ke depan
melewati Lucas Ford dan mengacungkan jari telunjuknya ke
arah Sophie. ”Kau tidak melihatku merokok. Mengerti?” kata
nya.
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 37 3/30/2015 10:43:10 AM

