Page 75 - In a Blue Moon
P. 75
kita baik-baik saja, dia tidak akan sibuk memutar otak men-
cari cara untuk mempertemukan kita. Dia juga tidak akan
mencari komplotan untuk membantunya. Artinya dia tidak
akan ’menculik’ kakekmu dan tidak akan merepotkan kakak-
kakakmu. Kita semua bisa hidup tenang.”
Sophie tidak langsung berkomentar. Ia hanya menatap
Lucas Ford dengan curiga. Sementara itu Lucas Ford juga
menatapnya dengan ragu, seolah-olah ia takut Sophie akan
mencakarnya atau semacamnya. Akhirnya Sophie bertanya,
”Apa untungnya rencana ini bagimu?”
Lucas Ford mengangkat sebelah bahu. ”Kakekku tidak
akan merecokiku lagi dan tidak akan mengancam akan me-
nyerahkan Ramses kepada sepupu jauhku,” sahutnya ringan.
Sophie merasa masih ada alasan lain yang ingin dikatakan
73
laki-laki itu, jadi ia pun diam dan menunggu.
Lucas Ford meliriknya sekilas, lalu akhirnya menambah-
kan, ”Dan aku juga ingin diberi kesempatan membuktikan
bahwa aku bukan lagi remaja bodoh dan egois seperti dulu.”
Sophie tertegun. Tiba-tiba saja kenangan menyakitkan dari
masa lalu kembali terbayang. Siapa yang menyangka kejadian
sepuluh tahun yang lalu masih bisa terasa menyakitkan?
Suara Lucas Ford menyela jalan pikirannya. ”Apakah kau
bersedia menerima usulku kalau aku menerima George
bekerja di Ramses setelah Tahun Baru dengan masa per-
cobaan tiga bulan?”
Sophie mendengus pelan dan menggeleng-geleng. Jadi
Lucas Ford berpikir ia bisa membujuk Sophie dengan me-
nerima George bekerja di Ramses? Sophie memang me-
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 73 3/30/2015 10:43:13 AM

