Page 79 - In a Blue Moon
P. 79
Lucas Ford tersenyum kecil. ”Apakah aku diusir?”
Sophie tidak tahan lagi. ”Kau boleh tetap di sini kalau kau
mau. Aku pergi dulu.”
Tanpa menunggu reaksi laki-laki itu, Sophie melepaskan
celemek dengan cepat, mengucapkan selamat tinggal kepada
rekan-rekannya sesama sukarelawan, dan melesat keluar dari
dapur secepat kilat.
Ia baru saja berjalan menyusuri trotoar di depan gedung
Jump Start ketika ia mendengar pintu depan terbuka lagi dan
suara Lucas Ford yang memanggil namanya.
”Sophie, tunggu.”
Laki-laki itu pasti sudah gila kalau ia berpikir Sophie mau
menuruti kata-katanya begitu saja. Sophie mempercepat lang-
kah. Namun, tiba-tiba saja ia merasa sikunya ditarik dan
77
tubuhnya berputar di luar kehendaknya.
”Apa?” tukas Sophie ketika akhirnya berhadapan dengan
Lucas Ford.
Lucas Ford melepaskan cengkeramannya di siku Sophie
dan menjejalkan kedua tangan ke saku jaket. ”Apakah aku
melakukan kesalahan lagi?” tanyanya dengan alis berkerut
bingung.
Sophie mengembuskan napas dengan kesal. ”Tidak,” jawab-
nya singkat.
”Kalau begitu, kenapa kau tiba-tiba ingin pergi?” tanya
Lucas Ford tidak mengerti. ”Bukankah semuanya baik-baik
saja? Bukankah semua orang bersenang-senang?”
”Karena semuanya baik-baik saja,” sahut Sophie datar.
”Karena semua orang bersenang-senang.”
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 77 3/30/2015 10:43:14 AM

