Page 77 - In a Blue Moon
P. 77
rus mencari waktu lain?” katanya tak acuh. ”Kau punya acara
lain setelah ini?”
Lucas Ford melirik jam tangan dan berkata, ”Aku harus
kembali ke Ramses jam lima nanti.”
”Sempurna,” ujar Sophie. ”Kita masih punya waktu dua
jam lebih. Itu sudah lebih dari cukup, bukan?”
”Baiklah. Apa rencanamu?”
Sophie mulai melangkah ke arah pintu. ”Sudah waktunya
membuat camilan sore,” katanya. ”Kau mungkin koki di res-
toran terkenal, tapi kuharap kau masih ingat cara membuat
sandwich yang sederhana.”
75
”Bukan ini yang kubayangkan ketika aku menyebut kata
’sederhana’,” gumam Sophie sambil memasukkan seloyang
sandwich rumit yang sudah siap dipanggang ke dalam oven,
sesuai instruksi Lucas Ford.
”Aku Lucas Ford. Kata ’sederhana’ tidak ada dalam kamus
masakanku,” kata Lucas Ford sambil menyibukkan diri de-
ngan sandwich jenis kedua yang harus dibakar. ”Lagi pula,
kau sudah berhasil menghadirkan koki kepala dari Ramses
di sini. Memangnya kau mau anak-anak di sini hanya makan
sandwich selai kacang?”
Ketika Sophie mengajak Lucas Ford ke dapur satu se-
tengah jam yang lalu untuk membuat sandwich, laki-laki itu
langsung memeriksa perlengkapan dapur dengan saksama dan
memeriksa isi lemari bahan makanan. Kemudian ia menoleh
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 75 3/30/2015 10:43:13 AM

