Page 81 - In a Blue Moon
P. 81
Selama beberapa saat tidak terdengar apa pun di sekeliling
mereka, selain desiran angin yang samar dan suara klakson
mobil di kejauhan. Jalanan sepi, tidak ada mobil yang lewat.
Hanya ada mereka berdua dan seorang pejalan kaki di tro-
toar seberang jalan.
”Merasa lebih baik?” tanya Lucas pelan pada akhirnya.
Sophie Wilson menarik napas dalam-dalam dan mengem-
buskannya dengan perlahan. ”Ya,” gumamnya singkat. ”Aku
pergi dulu.”
Tangan Lucas langsung terangkat menahan lengan gadis
itu ketika gadis itu hendak berbalik.
”Apa lagi?” desah Sophie dan menatap Lucas dengan alis
berkerut sebal.
”Dengar, anak laki-laki yang dulu membuat hidupmu su-
79
sah memang aku,” kata Lucas sambil menatap Sophie lurus-
lurus. Kemudian ia menunjuk ke arah gedung Jump Start
dan melanjutkan, ”Tapi orang yang tadi kaulihat di dalam
sana itu juga aku. Manusia bisa berubah, Sophie.”
Sophie memalingkan wajah dan mendecakkan lidah de-
ngan pelan. ”Rasanya tidak adil anak bodoh dan egois itu
sudah menghilang sebelum aku sempat memberinya pela-
jaran,” gumamnya.
Lucas berpikir sejenak, lalu berkata, ”Baiklah. Kau bo-
leh...,” ia menggerak-gerakkan sebelah tangannya dengan
enggan, ”...memukulku.”
Sophie menatapnya dengan alis terangkat tinggi. ”Apa?”
”Mungkin setelah itu kau bisa memaafkanku?” kata Lucas
penuh harap sambil mengangkat bahu.
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 79 3/30/2015 10:43:14 AM

