Page 112 - 01_Kelas_02_SD_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Guru_148.pdf
P. 112
buku penghubung guru dan orang tua atau komunikasi langsung dengan
orangtua untuk mengamati yang berkaitan dengan keyakinan kepada Allah
Swt. Yang Maha Suci di dalam keluarganya. Misalnya orang tua diminta
mengamati perilaku menyucikan dirinya dan menyucikan diri dalam
kegiatan ibadah dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
B. Al-Quddūs
1. Kompetensi Inti (KI)
KI-3 Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar,
melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda
yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
KI-4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis,
dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman
dan berakhlak mulia.
2. Kompetensi Dasar (KD)
3.3 Mengenal makna Asmāul Husnā: al-Quddūs, as-Salam, al-Khaliq.
4.3 Melafalkan Asmāul Husnā: al-Quddūs, as-Salam, al-Khaliq dan maknanya.
3. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu, mendemonstrasikan pelafalan al-Quddūs dengan
benar dan menyebutkan arti al-Quddūs dengan benar.
4. Pengembangan Materi
Manusia mempunyai standar kesempurnaan. Namun, sesempurna apa pun
dalam pandangan manusia, pasti tidak menjangkau kesempurnaan Allah.
Allah adalah Dzat yang Mahakuasa, penggenggam alam semesta. Betapa
pun Allah memiliki kesempurnaan dalam kekuasaan, namun Dia Maha
Suci dari sifat kezaliman, kerusakan dan kehinaan. Mahasuci Allah yang
tidak tersentuh dari sisi mana pun kekurangan-Nya.
Al-Quddūs adalah salah satu Asma Allah. Di dalam al-Qur'an, kata al-
Quddūs (mahasuci), sering didampingkan dengan kata Al Malik (Raja
atau Penguasa). Misalkan dalam Q.S. al-Hasyr/59:23 dan al-Jumuāh/62:1.
Dalam kamus bahasa Arab, al-Quddūs adalah yang suci murni atau yang
penuh keberkatan. Dari sini muncul berbagai penafsiran dari kata al-
Quddūs, di antaranya terpuji dari segala macam kebajikannya.
Imam al-Ghazali mengatakan Allah Swt. sebagai al-Quddūs adalah Dia
yang tidak terjangkau oleh indera, tidak dapat dikhayalkan oleh imajinasi,
dan tidak dapat diduga oleh nurani. Demikian kesempurnaan Allah Swt.
100 Buku Guru Kelas II SD/MI

