Page 123 - 01_Kelas_02_SD_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Guru_148.pdf
P. 123

4)  Pertanyaan peserta didik yang diharapkan tidak saja apa atau siapa,
                               tetapi mengapa dan bagaimana.
                            5)  Pertanyaan peserta didik diinventarisir guru.
                            6)  Peserta didik atau kelompok lain menanggapi beberapa pendapatnya.
                            7)  Pada  rubrik  “Ayo  Menyanyi”  peserta  menyanyikan  lagu  tentang
                               kasih sayang dibimbing oleh guru.
                            8)  Pada  rubrik  “Sikapku”,    peserta  didik  diarahkan  agar  selalu
                               berperilaku  kasih  sayang  terhadap  sesama  teman,  baik  di  sekitar
                               rumah maupun di sekolah.
                            9)  Pada rubrik “Ayo Kerjakan” peserta didik diajak mengamati gambar
                               yang berkaitan dengan kasih sayang kepada sesama, kasih sayang
                               terhadap tumbuhan dan hewan.
                            10) Pada rubrik “Insya Allah Aku Bisa” guru membimbing peserta didik
                               untuk memberikan tanda (√) pada rubrik ‘ya’ atau ‘tidak’.


                      6. Penilaian
                         Tidak  mudah  untuk  melakukan  penilaian  terhadap  peserta  didik  untuk
                         memastikan apakah perilaku peserta didik telah mengamalkan nilai-nilai
                         kasih  sayang.  Kalau  pun  hendak  dinilai,  maka  penilaian  tersebut  harus
                         dimaknai untuk langkah awal pembinaan jika terjadi hal-hal yang kurang
                         baik. Penilaian ini juga sulit untuk dianggap final atas potret perilaku siswa.
                         Sebaliknya,  penilaian  atas  sikap  kasih  sayang  memerlukan  pengamatan
                         yang  lama  dan  teliti,  bila  perlu  klarifikasi,  sehingga  diketahui  tingkat
                         keakuratan dan keajegannya.
                         Lebih mudah guru menandai siapa di antara siswa yang berjasa misalnya
                         dalam hal peduli atas nasib buruk sesama, menyambungkan silaturrahim
                         yang putus, dan mengulurkan pertolongan
                         Terhadap  siswa  yang  telah  melakukan  nilai-nilai  kasih  sayang  ini  akan
                         dicatat memperoleh penghargaan, entah berupa nilai tambahan, atau hadiah.

                         Sebaliknya, jika siswa melakukan hal-hal yang buruk, misalnya merusak
                         tali silaturrahim, berlaku semena-mena kepada temannya, maka siswa akan
                         memperoleh catatan buruk. Berdasarkan catatan itu, guru dapat melakukan
                         pembinaan dan perbaikan sikap.

                         Penilaian untuk kegiatan diskusi kelompok menggunakan pola penialaian
                         sebagaimana dicontohkan pada rubrik no 6 (penilaian) pada Pelajaran 1.

                      7. Pengayaan
                         Dalam  kegiatan  pembelajaran,  bagi  peserta  didik  yang  sudah  mencapai
                         KKM, diminta mengerjakan materi pengayaan yang sudah disiapkan.
                         Guru dapat memberi kisah tentang betapa pentingnya memelihara lingkungan.




                                                                                  Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti  111
   118   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128