Page 126 - 01_Kelas_02_SD_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Guru_148.pdf
P. 126
¡alat lama-lama akan terbiasa melakukan perbuatan yang baik-baik saja,
dan akan menjauhi perbuatan-perbuatan buruk. Itulah salah satu manfaat
¡alat.
Karenanya, ¡alat harus dilakukan dengan benar dan rajin. Bacaan dan
gerakannya harus benar dan dilaksanakan pada waktunya. Namanya saja
¡alat 5 waktu, yakni waktu Magrib, 'Isyā, Subuh, §uhur, dan A£ar. ¡alat di
luar waktu yang telah ditentukan tidaklah sah. Apabila lupa mengerjakan
¡alat, atau tidak sempat karena sibuk maka kita wajib mengerjakannya
manakala kita sempat, dan harus cepat-cepat tidak boleh menunda-nunda.
Maka, melalui ibadah ¡alat ini, seorang muslim seharusnya adalah orang
yang sangat disiplin dan sangat menghormati waktu. Agar terlatih menjadi
muslim yang disiplin dalam ¡alat, agama Islam menganjurkan agar ¡alat
dilaksanakan di awal waktu, supaya mempunyai arti sangat penting
dibanding keperluan lain.
5. Proses Pembelajaran
a. Persiapan
1) Pembelajaran dimulai dengan guru mengucapkan salam dan berdoa
bersama.
2) Guru memeriksa kehadiran, kerapihan berpakaian, posisi dan tempat
duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
3) Guru menyapa peserta didik dengan ramah.
4) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
5) Beberapa alternatif media/alat peraga/alat bantu bisa berupa illustrasi
gambar atau tayangan visual (film) yang relevan.
6) Beberapa alternatif model/strategi/metode pembelajaran yang
digunakan diantaranya (1) pengantar interaktif (menceritakan kisah
atau persoalan hidup melalui gambar atau tayangan visual/film
yang bersifat kontekstual kekinian) (2) diskusi mengenai pelajaran
dengan maksud saling mengoreksi pemahaman mereka atas
pelajaran/materi yang diterimanya agar masing-masing memperoleh
pemahaman yang benar, dan dilengkapi dengan lembar pengamatan
dalam pelaksanaan diskusi.
b. Pelaksanaan
1) Peserta didik menyimak penjelasan singkat guru tentang kewajiban
¡alat bagi orang-orang yang beriman.
2) Pada rubrik “Ayo Menyanyi”, peserta didik bernyanyi baris per
baris lagu tentang "Yo Kita ¡alat", dibimbing guru.
3) Pada rubrik “Kegiatanku” peserta didik mensimulasikan praktik
¡alat (tempat bisa di mesjid, musala atau di kelas yang sudah diatur
tempatnya) sementara yang lain mencermatinya.
4) Peserta didik diberi kesempatan untuk menanya tentang hal yang
telah diamatinya. Apabila mengalami kesulitan guru memberikan
114 Buku Guru Kelas II SD/MI

