Page 5 - E-MODUL_MEKANIKA_ANALITIK
P. 5

Mekanika Newton yang telah kita perlajari seperti dalam konsep katrol,bidang miring,
                   dsb memperhatikan faktor arah dalam analisis perhitunganya. Contoh :



















                   Oleh sebab itu, mekanika newton sering disebut dengan mekanika vektor.

                        MEKANIKA LAGRANGE

                   Sejarah dari ditemukannya mekanika lagrange ini diawali dari seorang tokoh bernama
                   Johann Bernoulli. Ia membuat sayembara terhadap sebuah poblem yang disebut The
                   Brachistochrone problem :



                   Given two points A and B in a vertical plane, what is the curve traced out by a point
                   acted on only by gravity, which starts at A and reaches B in the shortest time.



                   Artinya : Diberikan dua titik A dan B dalam bidang vertikal, bagaimana bentuk kurva
                   (lintasan) yang melewati titik A dan B yang dipengaruhi oleh gravitasi, dan kurva
                   (lintasan) tersebut menempuh lintasan yang dimulai dari titik A ke B dengan waktu
                   tersingkat?

                   Banyak scientist seperti Leibniz, Daniel Bernoulli,Newton yang mengemukakan
                   pemikiran mereka terhadap pertanyaan tersebut.


                       Cerita : https://mathshistory.st-andrews.ac.uk/HistTopics/Brachistochrone/

                   Hingga seorang mahasiswa dari Johann Bernoulli menemukan solusi dari pertanyaan
                   tersebut, dan ia mampu menemukan solusi umum ( general ) dari problem tersebut,
                   yang dapat diaplikasikan ke banyak hal.



                                                                                Akhirnya, Lagrange dan
                                                                                Euler bekerjasama untuk
                                                                                menemukan solusi
                                                                                umum dari the
                                                                                brachistochrone
                                                                                problem untuk
                                                                                diaplikasikan terhadap
                                                                                mekanika.








                                                            3
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10