Page 9 - E-MODUL_MEKANIKA_ANALITIK
P. 9

KASUS 2
                            Pada kasus kedua ini, hampir serupa dengan kasus pertama, dimana
                        terdapat dua buah titik. Akan tetapi dua buah titik ini akan dilalui oleh cahaya
                        yang memiliki kecepatan rambat pada vakum 3.10 m/s. Jika indeks bias
                                                                           8
                        medium yang dilalui cahaya pada kedua buah titik tersebut adalah konstan
                        ( mediumnya tetap), maka tentu saja lintasan terpendeknya akan berupa garis
                        lurus. Akan tetapi jika indeks bias nya bervariasi, maka lintasannya akan tidak
                        bergitu jelas, karena terjadi pembiasan.

                            Lalu bagaimana cara untuk menentukan waktu tempuh tersingkat yang
                        dapat dilalui oleh cahaya yang melewati lintasan diantara 2 buah titik
                        tersebut? ( John.R.T 217-218)



                   Seorang Matematikawan asal Perancis, Fermat (1601-1665) menemukan bahwa untuk
                   permasalahan tersebut, lintasan yang dilalui cahaya dapat diilustrasikan sebagai
                   berikut :



                                                                          Waktu tempuh yang dilalui oleh
                                                                      cahaya, dapat dituliskan kedalam
                                                                      persamaan :
                                                                                         ds
                                                                                   dt =
                                                                                         v
                                                                          Dengan mengetahui bahwa
                                                                           
                                                                        =   dengan c merupakan
                                                                           
                                                                      kecepatan cahaya, dan n adalah
                                                                      indeks bias cahaya.




                   Dengan demikian, prinsip Fermat untuk menentukan waktu tempuh cahaya dapat
                   dituliskan ke dalam persamaan berikut :


                                                             ds
                                                         dt =
                                                              v

                                                             ds
                                                        dt =
                                                              c
                                                              n
                                                            1
                                                       dt =   n ds
                                                            c
                                                      2        2
                                                            1
                                                          =         
                                                            c
                                                     1         1










                                                            7
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14