Page 493 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 493

Bab 6 Momentum







                          Kalau  kalian  perhatikan,  ruas  kiri  tidak  lain  daripada  kecepatan  pusat
                          massa sebelum tumbukan dan ruas kanan adalah kecepatan pusat massa
                          sesudah tumbukan. Jadi pada proses tumbukan yang tidak melibatkan
                          gaya luar, pusat massa bergerak dengan kecepatan konstan,




                                   v pm   v' pm                                              (6.48)




                          6.10 Gerak Roket

                                   Roket adalah mesin yang mengalami percepatan (mendapat gaya
                          dorong)  akibat  pelepasan  udara  hasil  pembakaran  ke  arah  belakang.
                          Mesin jet juga bekerja pada prinsip yang serupa. Bahan bakar pesawt jet
                          dibakar dan dodorong ke balakang dengan kecepatan yang sangat tinggi.
                          Dorongan tersebut menyebabkan mesin (pesawat) mendapat gaya dorong
                          ke  depan.  Mesin  roket  dan  mesin  jet  hanya  berbeda  pada  jenis  bahan
                          bakar, namun prinsip utamanya sama yaitu melontarkan gas ke belakang
                          dengan kecepatan tinggi. Bahan bakar pesawat jet dibakar melaui reaksi
                          oksidasi  dengan  menyerap  oksigen  dari  atmosfer.  Mesin  roket  tidak
                          menyerak  gas  dari  luar  untuk  melakukan  proses  pembakaran  karena
                          mesin  roket  dapat  bekerja  dalam  ruang  hampa.  Semua  gas  yang
                          diperlukan  untuk  proses  pembakaran  dibawa  bersama  roket.  Irulah
                          sebabnya sebagian besar massa roket adalah massa bahan bakar. Massa
                          bahan  bakar  roket  dapat  mencapai  90%  dari  massa  total.  Dengan
                          demikian  di  tahap  pembakaran  massa  roket  tinggal  10%  massa  saat
                          peluncuran.

                                   Kita akan jelaskan secara sederhana munculnya gaya dorong pada
                          roket. Sebagai ilustrasi perhatikan Gambar  6.22. Kita lihat dua kondisi
                          pada saat t dan pada saat t+t.

                          Kita ukur gerakan roket relatif terhadap koordinat di permukaan bumi.
                                                                         
                          Pada  saat  t  roket  memiliki  kecepatan  v   dan  massa  M.  Roket  juga
                                                                                        
                          memancarkan  gas  ke  belakang  dengan  kecepatan  u   yang  nilainya
                          konstant relatif terhadap roket. Dengan demikian, kecepatan gas relatif
                                                                  
                                                                      
                          terhadap koordinat di bumi adalah  v  . Selama selang waktu t massa
                                                                     u
                          gas yang dibuang roket adalah M. Pada roket juga bekerja gaya gravitasi
                           
                           F   ke arah pusat bumi.
                            g
                                   Momentum sistem pada saat t adalah



                                                            479
   488   489   490   491   492   493   494   495   496   497   498