Page 495 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 495

Bab 6 Momentum




                                                                                
                                                             
                                                         
                                                                      
                                                                          
                                                          
                                                 
                                                              )
                                                                           )
                                             ( M  M)( v   v   M( v  u  M v

                                                       
                                                          
                                                
                                                                      
                                                                                          
                                                                                 
                                                                         
                                              M v  M v  v M  M v  v M  u M  M v
                                                               

                                                               
                                              M v  u M  M v                             (6.51)
                                                          

                          Kita  buang  suku  yang  mengandung  perkalian  dua  buah  delta  karena
                          nilainya sangat kecil dibandingkan dengan suku yang hanya mengandung
                          satu komponen delta. Jadi

                                             
                                    p   M v  u M



                          Laju perubahan momentum adalah


                                            
                                    p    M   v   u    M                                 (6.52)
                                     t      t      t 



                                   Berdasarkan hukum II Newton, laju perubahan momentum sama
                          dengan gaya luar yang bekerja pada benda. Gaya luar yang bekerja pada
                          roket  hanya  gaya  gravitasi.  Dengan  demikian,  persamaan  gerak  roket
                          menjadi




                                       v     M  
                                   M      u        F                                        (6.53)
                                        t     t    g



                          Jika diambil waktu yang sangat kecil (menuju nol) maka pembagian delta
                          menjadi diferensial. Persamaan (6.53) berubah menjadi




                                                            481
   490   491   492   493   494   495   496   497   498   499   500