Page 236 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 236

Bab 3 Listrik Arus Searah


                        diberikan  beda  potensial  antara  dua  ujung  kabel  maka  muncul  medan
                        listrik dalam kabel. Medan listrik menarik elektron-elektron bergerak dalam

                        arah  yang  berlawanan  dengan  arah  medan.  Akibatnya  elektron  memiliki
                        percepatan dalam arah yang berlawanan dengan arah medan. Percepatan
                        tersebut menyebabkan kecepatan elektron dalam arah berlawanan dengan

                        medan  bertambah.  Tetapi  karena  dalam  konduktor  terdapat  atom-atom
                        yang posisi rata-ratanya tetap tetapi selalu bergetar maka terjadi tumbukan
                        antara  elektron  yang  sedang  dipercepat  dengan  atom-arom  tersebut.
                        Tumbukan  tersebut  melahirkan  gaya  hambat  pada  elektron  dalam  arah
                        yang berlawanan dengan arah gerak. Mekanisme ini menyebabkan electron

                        hanya  sanggup  mecapai  kecepatan  maksimum  tertentu  yang  disebut
                        kecepatan  terminal.  Fenomena  ini  mirip  dengan gerakan  bola  yang  jatuh
                        dalam  zat  cair.  Akibat  gaya  gravitasi,  bola  memiliki  percepatan  sehingga

                        kecepatannya  bertambah.  Tatapi  pada  akhirnya  bola  bergerak  dengan
                        kecepatan terminal akibat adanya gaya gesekan fluida yang mengimbangi
                        gaya gravitasi.



                                 elektron


                  E                                    v            A


                                        L


               Gambar 3.13 Ilustrasi kabel konduktor yang dialiri arus listrik


                                Dari  hasil  pengukuran  didapatkan  bahwa  kecepatan  terminal
                        elektron dalam konduktor berbanding lurus dengan kuat medan di dalam
                        bahan, atau


                                 v    E                                                          (3.12)


                        dengan     adalah  sebuah  konstanta  yang  dikenal  dengan  mobilitas
                        elektron.

                                Sekarang  kita  akan  mencari  rumusan  formal  untuk  mengukur
                        mudah tidaknya sebuah benda dialiri arus listrik. Perhatikan elemen kecil
                        kawat sepanjang dx seperti diilustrasikan pada Gambar 3.14. Misalkan luas

                        penampang  kawat  adalah  A.  Misalkan  pula  kerapatan  elektron  (jumlah
                                                           224
   231   232   233   234   235   236   237   238   239   240   241