Page 30 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 30

Ban 1 Elektrostatika




                      L 1            L = L - L 1
                                       2
                             q


                                  Q


               Gambar 1.13 Muatan titik q beada di dalam batang yang memiliki panjang L dan muatan Q.

                                Misalkan  muatan  q  ditempatkan  pada  jarak  L1  di  sebelah  kanan
                        ujung kiri batang seperti pada Gambar 1.13. Kasus ini dapat kita selesaikan
                        sebagai berikut. Kita memandang seolah-olah muatan q berada di antara

                        dua batang masing-masing dengan panjang L1 dan L2. Jarak muatan dari
                        ujung terdekat kedua batang adalah   yang nilainya mendekati nol (yang
                        bermakna  dua  ujung  batang  menyentuh  muatan  q).  Asumsi  ini

                        diilustrasikan pada Gambar 1.14.


                      L 1                 L 2
                            

                            q
                               

               Gambar 1.14. Muatan titik q yang berada di dalam batang dapat dipandang sebagai muatan yang ditempatkan

               antara ujung-ujug dua batang berbeda. Batang pertama memiliki panjang L1 dan batang kedua memiliki panjang
               L2 = L – L1. Jarak muatan ke masing-masing ujung batang adalah  yang sangat kecil (mendekati nol).

                                Muatan q mendapat gaya ke kanan oleh batang L1 dan gaya ke kiri
                        oleh  batang  L2.  Dengan  menggunakan  persamaan  (1.9)  gaya  total  yang

                        dialami muatan q adalah


                                       q   1    1        q   1    1   
                                 F   i ˆ              i ˆ            
                                  q
                                       4 o       L 1   4 o       L 2 



                                  i ˆ  q     1    1  
                                                         
                                    4 o     L 2    L 1 




                                  i ˆ  q  (  L 1 )   (  L 2   ) 
                                         
                                    4 o    (  L 1 )(  L 2 )  



                                                           18
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35