Page 247 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 247

Bab    6



                Termokomia











            A.  Beberapa Konsep Praktis                                DH = H produk  –  H reaktan    →  DH = > 0

              Termokimia adalah pokok bahasan kimia   2.  Reaksi eksoterm
                yang mempelajari tentang perubahan energi
                yang menyertai reaksi-reaksi kimia.        •   Yaitu, reaksi yang menghasilkan panas,
              Sistem →  segala sesuatu yang menjadi objek     artinya energi panas dari sistem
                pengamatan.                                    dikeluarkan ke lingkungan.
              Lingkungan → segala sesuatu yang ada di     •   ∆H bernilai positif (–).
                sekitar sistem.                            •   Suhu dalam sistem naik.
              Batas  →  yang  membatasi  sistem  dan      •   Grafik entalpi (∆H).
                lingkungan. Dalam kimia, batas ada dua jenis,
                yaitu:                                          ∆H
                1.  Batas adiabatis → tidak menyebabkan                          reaktan
                    perpindahan panas, misal dinding termos.                     produk
                2.  Batas  diatermal  →  menyebabkan
                    perpindahan panas, misal bejana.
              Entalpi/heat content (H) → jumlah energi        DH = H    – H     →  DH = < 0
                yang dikandung dalam suatu zat.                     produk  reaktan
              Entalpi tidak bisa diukur, yang dapat diukur
                adalah perubahannya (∆H).              B.  Macam-macam Perubahan
              Jenis reaksi menurut termokimia, yaitu:
                                                           Entalpi (DH)
            1.  Reaksi endoterm
                •   Yaitu, reaksi yang menyerap panas,   1.  Perubahan entalpi pembentukan (∆H ) →
                                                                                           f
                    artinya energi panas dari lingkungan   perubahan entalpi pada pembentukan satu
                    masuk ke dalam sistem.                 mol senyawa dari unsur-unsurnya.
                •   ∆H bernilai positif (+).                    Pb + S + 2O 2(g)  → PbSO     ∆H  = –920,1 kJ
                                                                               4(s)
                                                                                     f
                                                             (s)
                                                                 (s)
                •   Suhu dalam sistem turun.                                                            unsur-unsur         1 mol
                •   Grafik entalpi (∆H).               2.  Perubahan  entalpi  penguraian  (∆H )  →
                                                                                           d
                     ∆H                                    perubahan entalpi pada penguraian satu mol
                                      produk               senyawa dari unsur-unsurnya.
                                                           PbSO   → Pb + S + 2O       ∆H  = 920,1 kJ
                                      reaktan                   4(s)   (s)  (s)  2(g)  d
                                                           1 mol         unsur-unsur

           246
   242   243   244   245   246   247   248   249   250   251   252