Page 248 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 248

3.  Perubahan  entalpi  pembakaran  (∆H )      Contoh soal:
                                                     c
                   → perubahan entalpi pada pembakaran        Diketahui energi ikatan:
                   1 mol suatu unsur/senyawa dengan oksigen.     C–F = 439 kJ.mol        F–F  = 159 kJ.mol -1
                                                                            -1
                                                                            -1
                       C H + O  → 6CO + 3H O    ∆H  = –3.271 kJ     C–Cl = 330 kJ.mol      Cl–Cl = 243 kJ.mol -1
                    6  6(l)  2(g)    2(g)  2  (g)  c
                      1 mol
                                                                      Cl                           F
               4.  Perubahan  entalphi  netralisasi (∆H )  →          │                            │
                                                  n
                   Perubahan entalpi pada reaksi asam dengan    Cl C F  +  F F → F C F + Cl Cl
                                                                      │                            │
                   basa untuk menghasilkan 1 mol air.                 F                            F
                       HCl + NaOH → NaCl + H O     ∆H  = –54,6 kJ     Entalpi untuk reaksi di atas adalah ....
                                      2
                                            n
               5.  Perubahan entalpi reaksi (∆H ) → Perubahan
                                          r                   Penyelesaian:
                   entalpi pada reaksi kimia secara umum.
                                                               ∆H  = ∑ H  reaktan − ∑ H  produk
                                                                 IK    f           f
               C.  Menghitung Perubahan                       = (2C–Cl + 2C–F + F–F) – (4C–F + Cl–Cl)

                   Entalpi                                    = [2(330) +2(439) +159] – 4(439) +243
                                                              = –302 kJ
               1.   Berdasarkan data entalpi pembentukan
                   (∆Hf)
                                                          3.  Berdasarkan diagram/grafik

                       ∆H = ∑  H  produk  − ∑  H  reaktan     Hukum Hess
                         f     f          f                   Harga entalpi reaksi (∆H) tidak bergantung
                                                              jalannya reaksi, namun bergantung pada
                   Contoh soal:                               keadaan awal dan akhir reaksi (∆H reaksi
                   Diketahui:                                 yang berlangsung 1 tahap sama dengan
                   Kalor pembakaran siklopropana (CH )   = –a   ∆H yang berlangsung beberapa tahap, asal
                                                2 3
                   kJ/mol                                     keadaan awal dan akhirnya sama).
                   Kalor pembentukan CO  = –b kJ/mol
                                      2                       Contoh soal:
                   Kalor pembentukan H O = –c kJ/mol
                                     2                        Perhatikan diagram tingkat energi di bawah
                   Maka, kalor pembentukan siklopropana       ini!
                   dalam kJ/mol ialah ...
                                                                       (s)
                   Penyelesaian:                                      C  + O 2(g)
                   Reaksi pembakaran siklopropana:                                           2 O  ∆H 1
                                                                          1
                                                                    CO  +
                   (CH )   + 9/2 O   →   3CO  + 3H O                   (g)   2(g)        ∆H 3
                      2 3      2       2    2                                     ∆H 2
                   ∆H  = ∆H  (kanan) – ∆H  (kiri)                      CO 2(g)
                          f
                      r
                                     f
                   ∆H  = ∆H (3CO  + 3H O) - ∆H  (CH )         Berdasarkan diagram di atas, hubungan
                                          f
                                   2
                      r
                          f
                                             2 3
                               2
                   –a   = –3b –3c – ∆H  (CH )                 antara ∆H , ∆H , dan ∆H   yang benar adalah
                                                                          2
                                                                      1
                                                                                 3
                                  f   2 3                     ....
                   ∆H (CH )   = –3b –3c + a
                     f   2 3
                                          = a – 3b – 3c       Penyelesaian:
                                                              Berdasarkan Hukum Hess: besarnya  ∆H
               2.  Berdasarkan energi ikatan (EIk)            pembentukan CO  melalui satu tahap reaksi
                                                                            2
                                                              sama dengan yang melalui dua atau lebih tahap
                       ∆H  = ∑ H  reaktan  − ∑ H  produk
                         IK    f           f                  reaksi asal keadaan awal dan akhirnya sama.
                                                              ∆H   = ∆H   + ∆H
                                                                 3    1    2
                                                                                                247
   243   244   245   246   247   248   249   250   251   252   253