Page 143 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 143
Di daerah pilorus lambung terdapat otot sfingter. Otot sfingter ini akan mengendur
apabila terkena asam, dan mengerut apabila terkena basa. Sebaliknya, otot pilorus di
daerah pangkal usus 12 jari yang berbatasan dengan lambung akan mengerut apabila
terkena asam dan mengendur apabila terkena basa. Keadaan seperti ini yang akan
mengatur pengeluaran makanan dari lambung ke usus sedikit demi sedikit.
e. Usus Halus (Intestinum)
lapisan otot
vili
sel goblet
sub muksosa kapiler
sel epitel
serosa mikrovili
venula
(a) arteriol
Sumber: Atlas Histologi Manusia, 1986 (b) Sumber: Atlas Histologi Manusia, 1986
Gambar 6.9 (a) Penampang duodenum (b) penampang rinci satu vilus.
Usus halus terdiri dari tiga bagian, yaitu duodenum (usus 12 jari) yang panjangnya
± 0,25 cm, Jejunum (usus kosong) yang panjangnya ± 7 meter, dan ileum (usus
penyerapan) yang panjangnya ± 1 meter. Pada lapisan dalam atau tunica mukosa, jejunum
dan ileum terdapat tonjolan-tonjolan halus yang disebut vilus (jamak = vili) yang berfungsi
untuk memperluas permukaan dinding usus dalam penyerapan sari makanan.
Karbohidrat diserap dalam bentuk glukosa, sedangkan protein diserap dalam
bentuk asam amino. Glukosa dan asam amino dibawa oleh darah ke hati melalui vena
porta hepatica. Dalam hati glukosa yang berlebihan diubah menjadi glikogen dengan
bantuan hormon insulin. Glikogen disimpan dalam otot dan hati, sedangkan glukosa
yang diperlukan dari hati dialirkan ke jantung melalui vena cava inferior.
Lemak dicerna menjadi asam lemak dan gliserol. Sebelum diserap oleh usus,
asam lemak diemulsikan terlebih dahulu oleh garam empedu, kemudian dicerna oleh
enzim lipase menjadi asam lemak dan gliserol. Penyerapannya melalui proses difusi,
osmosis, filtrasi, dan transportasi aktif.
Di dalam vilus, asam lemak dan gliserol dibawa oleh pembuluh limfa (getah
bening) yang bermuara pada vena cava, sedangkan garam empedu akan masuk ke
dalam darah menuju hati untuk dijadikan empedu kembali. Vitamin dan garam-garam
empedu tidak mengalami pencernaan.
136 Bab 6 Sistem Pencernaan

