Page 145 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 145

usus datar

                                 usus naik
                                                        dinding
                                                         colon            usus turun
                                     ilium

                                      sekum
                                       apendik
                                                                      rektum
                                                                 anus

                                                            Sumber: The Ultimate Visual Dictionary of Science, 1998
                                                    Gambar 6.10 Usus besar.

                         h.   Anus
                              Bagian kolon paling akhir disebut rektum yang panjangnya ± 15 cm dan diakhiri
                         dengan anus (dubur). Pada anus terdapat otot volunter yang dikendalikan oleh
                         kehendak kita.

                     2. Kelenjar dan Organ Sistem Pencernaan

                              Kamu telah mengetahui bahwa dalam mencerna makanan terjadi pencernaan
                         makanan secara mekanik dan kimiawi. Pencernaan makanan secara kimiawi
                         melibatkan enzim untuk proses pencernaannya. Enzim-enzim ini dikeluarkan oleh organ
                         pencernaan sewaktu makanan melewati beberapa lokasi saluran pencernaan.

                         a.   Hati (Hepar)

                              Seperti telah dijelaskan pada uraian sebelumnya, setelah makanan dicerna sampai
                         menjadi sari-sari makanan, sari-sari makanan itu selanjutnya diserap oleh usus halus,
                         namun sebelumnya akan melalui hati terlebih dahulu. Hati adalah kelenjar pencernaan
                         terbesar yang memiliki fungsi untuk mengatur keseimbangan kadar gula dalam darah,
                         mensekresikan cairan empedu, merombak eritrosit yang sudah tua, mensistensis
                         albumin, globulis, dan fibrinogen.
                              Empedu (chole) merupakan suatu cairan setengah kental berwarna kuning
                         keemasan (kehijauan), pH-nya 7,6–8,6, berasa pahit sekali. Pada cairan empedu
                         terdapat garam-garam empedu, pigmen empedu, air, kolesterol, dan lesitin. Garam-
                         garam empedu dapat mengemulsikan lemak agar mudah diserap ke dalam darah. Di
                         samping itu, empedu juga sebagai penghasil pigmen bilirubin dan biliverdin. Pada
                         feses pigmen ini sering terlihat berwarna cokelat.

                     138                                                           Bab 6  Sistem Pencernaan
   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150