Page 144 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 144
Getah usus (sukus enterikus) dihasilkan oleh dua macam kelenjar, yaitu kelenjar
burner dan kelenjar leiberkuhn. Kelenjar Burner berada di duodenum menghasilkan
musin dan enzim proteolisis (pemecah protein), sedangkan kelenjar Leiberkuhn berada
di sepanjang usus halus, bermuara di celah-celah vili menghasilkan getah usus.
Getah usus mengandung bahan organik dan anorganik. Bahan organik terdiri
atas enzim-enzim sebagai berikut.
1) Amilase yang memecah amilum menjadi disakarida.
2) Pepsin yang memecah peptida menjadi asam amino.
3) Erepsin berasal dari erepsinogen oleh enzim enterokinase dengan proses sebagai
berikut.
enterokionase
Erepsinogen erepsin
4) Lipase, merupakan enzim pemecah gliserida (lemak) menjadi asam lemak dan
gliserol.
5) Disakarase, merupakan pemecah disakarida menjadi monosakarida.
6) Fosfatase, enzim untuk memperlancar proses penyerapan asam lemak dan
glukosa.
7) Enterokinase, merupakan enzim tripsinogen dari pankreas menjadi tripsin.
f. Sekum (Caecum)
Pada ujung usus halus terdapat katup yang disebut katup bauhini (katup
ileosekal) yang berfungsi mencegah makanan masuk kembali ke usus halus. Pangkal
usus besar disebut sekum dengan kepanjangannya yang disebut rumbai cacing
(apendiks).
Pada ruminansia atau hewan memamah biak, sekum berbentuk kantong berwarna
hijau tua. Sekum berfungsi menyimpan makanan agak lama sehingga dalam sekum
terjadi pencernaan makanan oleh bakteri, terutama pencernaan selulosa. Bakteri-
bakteri ini mengasilkan enzim selulosa untuk memecahkan selulosa menjadi glukosa.
g. Usus Besar (Colon)
Pada usus besar tidak terdapat vili sehingga tidak terjadi penyerapan sari-sari
makanan, tetapi terjadi penyerapan air sehingga feses menjadi lebih padat. Pada
colon juga terjadi proses pembusukan sisa pencernaan oleh bakteri Escherichia coli
yang menghasilkan gas H S, NH , indole, skatole, phenol, dan vitamin K (berperan
4
2
dalam proses pembekuan darah). Colon atau usus besar ini terbagi menjadi tiga bagian,
yaitu asenden atau usus halus, transversum atau usus datar, dan desendens atau usus
turun.
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 137

