Page 142 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 142
teraduk dan bercampur dengan getah lambung sehingga berbentuk seperti bubur,
disebut chymus.
Ujung pilorus mengandung otot sfingter untuk mengatur chymus turun ke usus
halus. Turunnya chymus dari lambung melalui pilorus dibantu oleh gerak peristaltik.
Gerak peristaltik merupakan kontraksi otot-otot lambung di sekitar chyme
yang dapat menyebabkan chyme terdorong menuju usus halus. Dengan demikian, di
lambung terjadi pula pencernaan makanan secara mekanis oleh gerak peristaltik.
Getah lambung (sukus gastrikus) dihasilkan 2-3 liter/hari dengan pH 1,0–1,5
sehingga mampu membunuh kuman-kuman dalam makanan. Pengeluaran getah
lambung sangat dipengaruhi oleh banyaknya makanan yang masuk ke lambung. Jika
makanan yang masuk sedikit, tetapi sekresi HCl berlebihan, maka dinding lambung
akan rusak dan menimbulkan radang (ulkus).
Tugas
1. Gambarlah organ sistem pencernaan pada manusia! Berilah keterangan
pada setiap organ tersebut dan tandailah dengan angka urutan saluran
pencernaannya!
2. Lakukan hal yang sama seperti nomor satu pada gambar sistem pencernaan
sapi atau kelinci!
3. Bandingkan persamaan dan perbedaan di antara keduanya! Buatlah dalam
bentuk tabel!
Macam-macam getah lambung adalah sebagai berikut.
1) HCl dapat mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin untuk memecah protein
menjadi pepton.
Pepsinogen HCl Pepsin
Pepsin
Protein Pepton
2) Renin terdapat pada anak hewan yang juga terdapat pada tubuh manusia,
berfungsi untuk menggumpalkan susu.
Kaseinogen renin kasein yang menggumpalkan susu
3) Lipase lambung untuk menghidrolisis lemak.
4) Intrinsik faktor, berfungsi untuk membantu usus menyerap vitamin B .
12
Vitamin B ada yang disintesis oleh bakteri lambung.
12
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 135

