Page 207 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 207

Tabel 9.3  Bagian-bagian Mata dan Fungsinya

                           Nama Bagian Mata                           Fungsi

                           Bintik buta           Daerah tempat saraf optik meninggalkan bagian dalam bola
                                                 mata, tidak mengandung sel konus dan batang
                           Badan siliaris        Penyokong lensa, mengandung otot yang memungkinkan
                                                 lensa berubah bentuk dan mensekresikan aqueous humor
                           Aqueous humor         Menyangga bentuk kantong depan bola (cairan bola mata)
                                                 mata
                           Kornea (bintik kuning)  Bagian retina yang mengandung sel kerucut
                           Pupil                 Pengendali ukuran pupil, sedangkan pigmennya mengurangi
                                                 lewatnya cahaya
                           Konjungtiva           Pelindung kornea dari gesekan
                           Kornea                Memungkinkan lewatnya cahaya dan merefleksikan cahaya
                           Koroid                Mengandung pembuluh darah, penyuplai retina dan
                                                 melindungi refleksi cahaya dalam mata
                           Lensa                 Untuk memfokuskan, dapat berubah-ubah bentuk
                                                 (mencembung atau mencekung)
                           Retina                Mengandung sel batang dan kerucut
                           Sklera                Melindungi bola mata dari kerusakan mekanis dan
                                                 memungkinkan melekatnya otot
                           Vitreous humor        Penyokong lensa dan menolong dalam menjaga bentuk bola
                                                 mata

                              Pada sel batang terdapat pigmen yang peka terhadap rangsang cahaya, disebut
                         rodopsin, yaitu bentuk persenyawaan antara vitamin A dengan suatu protein. Rodopsin
                         akan tetapi jika terkena sinar terang, sedangkan dalam keadaan yang gelap rodopsin
                         akan terbentuk kembali. Pada proses terbentuknya rodopsin dibutuhkan waktu
                         adaptasi rodopsin. Pada saat adaptasi, mata kurang dapat melihat dengan  jelas.
                              Pada sel kerucut juga terdapat pigmen yang disebut iodopsin yaitu sejenis pigmen
                         yang terbentuk dari persenyawaan retinin dan opsin. Terdapat tiga macam sel kerucut
                         yang masing-masing peka terhadap rangsang warna merah, hijau, dan biru. Dari
                         kombinasi ketiga warna itu, kita dapat menerima spektrum warna ungu hingga merah.
                         Apabila sel kerucut mengalami kerusakan orang yang mengalaminya akan menderita
                         buta warna.
                              Ada dua macam jenis buta warna, yaitu dikromat dan monokromat. Buta warna
                         dikromat hanya mempunyai dua sel kerucut dan penderitanya disebut menderita buta
                         warna sebagian. Karena hanya dapat melihat kombinasi spektrum dua warna saja,
                         sedangkan buta warna monokromat adalah orang yang hanya dapat membedakan
                         warna hitam dan putih atau bayangan kelabu.


                     200                                                            Bab 9  Sistem Koordinasi
   202   203   204   205   206   207   208   209   210   211   212