Page 208 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 208
Bagaimanakah mekanisme melihat suatu benda? Apabila mata kita melihat suatu
benda yang jaraknya dekat, otot siliaris mata kita akan berkontraksi. Lensa akan
menebal untuk dapat menangkap cahaya yang masuk ke dalam mata sehingga objek
yang dekat dapat difokuskan pada retina. Berbeda halnya ketika mata kita melihat
objek benda yang jaraknya jauh, otot siliaris mata justru akan berelaksasi. Lensa
mata menjadi pipih dan objek akan difokuskan pada retina, seperti diperlihatkan
pada gambar.
ligamen suspensor menegang
melihat benda jauh
lensa
mencekung
otot siliari berelaksasi
ligamen suspensor mengendur
melihat benda dekat
lensa
mencembung
otot siliari berkontraksi
Gambar 9.11 Bentuk mata saat melihat benda.
Mencembung dan mencekungnya lensa mata dapat mengalami perubahan. Proses
mencembung dan mencekungnya mata disebabkan kontraksi dan relaksasi otot-otot
ligamen (badan siliaris) yang melekat pada bola mata. Dengan kemampuan lensa
mata untuk mencembung dan mencekung maka fokus lensa mata dengan sendirinya
dapat berubah-ubah. Kemampuan mata seperti itu disebut daya akomodasi lensa
mata.
Mata dikatakan normal apabila dapat memfokuskan sinar-sinar sejajar yang
masuk ke mata. Sinar-sinar sejajar itu akan membentuk bayangan benda di retina
(bintik kuning) sehingga benda yang dilihat akan terlihat jelas. Keadaan seperti itu
disebut dengan istilah emetrop.
Sementara itu, mata manusia dapat mengalami beberapa kelainan yang
diakibatkan oleh suatu sebab tertentu. Kelainan pada mata dapat menimbulkan
gangguan pada penglihatan. Terdapat beberapa kelainan yang terjadi pada mata antara
lain sebagai berikut.
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 201

