Page 210 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 210

anak gondok (paratiroid), dan kelenjar     kelenjar pineal
                         anak ginjal (adrenal atau suprarenal).      hipotalamus
                         Selain itu, terdapat pula kelenjar      kelenjar pituaitari
                         pankreas (kelenjar langerhans), kelenjar
                         kacangan (kelenjar timus), kelenjar
                                                                  kelenjar tiroid
                         endokrin pada usus dan lambung, serta   kelenjar
                         kelenjar kelamin.                      paratiroid
                                                                   timus
                         a.   Kelenjar Hipotalamus
                              Hipotalamus selain berfungsi       kelenjar
                         sebagai pengatur dalam sistem saraf,   adrenalin
                         juga memiliki peran sebagai kelenjar   pankreas
                         endokrin dengan men-sekresikan
                         berbagai hormon yang memiliki pengaruh  ovarium
                         pada hipofisis. Beberapa hormon yang    (wanita)
                         dihasilkan oleh hipotalamus dan
                         disekresikan oleh hipofisis, yaitu ADH,  testis (pria)
                         TrH, dan oksitosin.
                                                                                      Sumber: Biology, 1999
                                                              Gambar 9.12 Sistem endokrin pada manusia.


                         b.   Kelenjar Hipofisis (Kelenjar Pituitari)
                              Kelenjar hipofisis ini bekerja mengendalikan kelenjar buntu lainnya sehingga
                         sering disebut kelenjar utama (master gland). Kelenjar hipofisis terletak di bawah
                         otak besar dan merupakan suatu tonjolan sebesar butir kacang tanah. Hipofisis bekerja
                         di bawah pengaruh zat kimia yang dihasilkan oleh bagian hipotalamus. Kelenjar hipofisis
                         menghasilkan hormon-hormon yang digunakan untuk fungsi yang berbeda. Hormon
                         tersebut memengaruhi kelenjar endokrin lainnya. Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar
                         hipofisis adalah hormon somatorofin (STH), hormon prolaktin, hormon tirotrofin,
                         hormon adenotrofin, dan hormon gonadotrofin.
                         1)   Hormon Somatotrofin (STH)
                                  Hormon somatotrofin disebut hormon pertumbuhan atau growth hormon.
                              Kekurangan hormon ini akan menyebabkan kekerdilan (dwarfisme). Sebaliknya,
                              kelebihan hormon ini pada usia yang masih muda akan mengakibatkan
                              pertumbuhan raksasa (gigantisme). Jika kelebihan hormon pada usia dewasa,
                              akan mengakibatkan akromegali, yaitu terjadinya penebalan pada tulang wajah,
                              tengkorak, jari tangan, dan kaki.






                     Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI                                          203
   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214   215