Page 211 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 211
Akromegali Normal
Sumber: Biologi, Telapak Indonesia Sakti
Gambar 9.13 Pengaruh hormon pertumbuhan pada manusia.
2) Hormon Prolaktin
Hormon ini berfungsi untuk merangsang sekresi air susu dari kelenjar
susu atau mamae. Hormon prolaktin yang disuntikkan pada burung yang
tidak bertelur akan memperlihatkan perilaku masa bertelur.
3) Hormon Tirotrofin
Hormon tirotrofin berfungsi merangsang sekresi kelenjar tiroid.
4) Hormon Adenotrofin
Hormon ini berfungsi untuk mengendalikan sekresi kelenjar anak ginjal.
5) Hormon Gonadotrofin
Hormon gonadotrofin dapat berupa FSH atau folicle stimulating
hormone. Selain itu, dapat berupa hormon Luteinzing LH, hormon ADH
atau anti diuretik hormone, dan oksitosin.
Pada individu betina, FSH berfungsi untuk merangsang pertumbuhan
folikel dalam ovarium dan memengaruhi serangkaian kejadian dalam siklus
menstruasi. Sebaliknya, pada individu jantan, FSH digunakan untuk
memengaruhi testis sehingga menghasilkan sperma.
Pada individu betina, LH berfungsi untuk merangsang folikel ovarium
dan ovulasi serta memengaruhi peristiwa menstruasi. Sementara itu, pada
individu jantan, LH mengakibatkan penampakan kelamin sekunder .
Adapun hormon ADH memengaruhi daya serap (absorpsi) air dari dan
ke dalam darah. Oksitosin memengaruhi kontraksi dini rahim pada saat
bayi akan dilahirkan.
204 Bab 9 Sistem Koordinasi

