Page 244 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 244
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
belum sempurnanya kebijakan pengangkatan, penempatan,
rekrutmen, sarana, fasilitas, dan anggaran yang memadai un-
tuk pengawas. Efeknya, banyak menimbulkan friksi bahwa
rendahnya mutu pembelajaran, mutu pendidikan, dan mutu
tenaga administrasi antara lain disebabkan kurang berfungsi-
nya pengawasan.
Dampak lain yang terjadi, di antaranya, adalah pengawas
jarang turun ke sekolah atau kelas, pengawas tidak memberi-
kan pembinaan kepada kepala sekolah dan/atau guru tentang
pembelajaran efektif, pengawas tidak memberikan penilaian
secara cermat antara guru yang aktif dan kurang aktif, penga-
was kurang merespon terhadap berbagai masalah pendidikan,
pengawas seolah acuh terhadap perbedaan guru yang lebih
efektif dalam mengajar dan tidak, yang menyebabkan guru
memberikan pandangan yang berbeda kepada pengawas, di-
anggap tidak adil, pilih kasih, dan seterusnya. Akhirnya, an-
tara pengawas dan guru atau kepala sekolah/madrasah kurang
sinergi. Guru menganggap tugasnya selesai ketika membuat
perangkat pembelajaran dan pengawas merasa telah menye-
lesaikan ketika melihat guru memilikinya, tetapi tidak per-
nah tahu kapan perangkat pembelajaran? Apakah RPP, misal-
nya, dibuat sebelum atau sesudah pembelajaran disampaikan?
Apakah setelah dilaksanakan pembelajaran dilakukan analisa
terhadap RPP? Cocokkah strategi yang disampaikan? Apakah
siswa mudah menerima materi dan bagaimana hasil akhirnya?
Apakah evaluasi nilainya bagus dan seterusnya.
Fakta-fakta ini terjadi berdasarkan pengamatan penulis
dikarenakan bukan kurangnya kemampuan pengawas dari sisi
kognitifnya, akan tetapi lebih pada keterbatasan jumlah pe-
ngawas dan sarana yang menyebabkan pengawas tidak mam-
pu sampai ke sekolah dan tidak tersedainya alat atau sarana
untuk melakukan analisis.
242

